Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Fatwa

Mengapa Pacaran Dilarang?

PACARAN hem.....kira2 Santri2 F*****s ada yg pacaran g ya~? kalian tahu gak Kenapa sih, ngga boleh pacaran ? kalimat seperti ini acap kali diucapkan oleh para remaja, dengan nada kesal. Zaman sekarang, remaja pacaran, berjalan dan mojok berduaan, memang sudah sangat biasa. Mereka terlihat dimana-mana. Zaman Kakek-Nenek & Ibu-Bapak kita dulu yang pacaran bisa dihitung dengan jari. Dan mereka "malu-malu", tidak mau terlihat oleh yang lain. Zaman berubah. Namun, kriteria kebaikan Universal sebetulnya tidaklah berubah. Dari zaman nabi Adam sampai dengan zaman Rasulullah Muhammad SAW, Islam melarang pencurian seperti juga Islam melarang orang untuk pacaran, atau pun mendekati zina. Mari kita kaji bersama-sama, "Mengapa pacaran dilarang?" Allah Maha Tahu, Yang Maha Pencipta tentunya yang paling tau apa yang terbaik buat kita. Allah menginginkan manusia ciptaanNya hidup bahagia, sehat dan sejahtera. "Tapi ...orang yang sedang pacaran kan bahagia, lihat aja tuh or...

Memberi Kelapangan untuk Keluarga di Hari Asyura

Pertanyaan: Tersebar anggapan di masyarakat adanya anjuran untuk memberi kelapangan kepada keluarga di hari Asyura . Bentuknya bisa memberi pakaian baru, makanan enak dan semacamnya. Apakah anjuran ini benar? Adakah dalilnya? Abu Ahmad (XXXXXXXXX@yahoo.com) Jawaban: Terkait hari asyura, ada dua kelompok yang sesat: pertama, kelompok Syiah. Mereka menjadikan hari asyura sebagai hari berkabung dan bela sungkawa, mengenang kematian sahabat Husain. Mereka lampiaskan kesedihan di hari itu dengan memukul-mukul dan melukai badan sendiri. Kedua, rival dari kelompok Syiah, merekalah An-Nashibah, kelompok yang sangat membenci ahli bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam . Merekalah orang Khawarij, dan kelompok menyimpang dari bani umayah, yang memberontak pada pemerintahan Ali bin Abi Thalib, memproklamirkan menjadi musuh Syiah Rafidhah. Mereka memiliki prinsip mengambil sikap yang bertolak belakang dengan Syi’ah. Syaikhul Islam Ibn taimiyah mengatakan, Dulu di Ku...

HARAMnya Mengucapkan Selamat Natal

Menjelang perayaan natal bagi nashrani, kita akan saksikan sebagian muslim turut serta dalam acara tersebut di antaranya adalah dengan mengucapkan selamat natal. Padahal ini adalah sikap yang keliru karena bertentangan dengan aqidah yang mesti seorang muslim yakini. Ibnul Qayyim dalam "Ahkam Ahludz Dzimmah" berkata : " Adapun tahni'ah (mengucapkan selamat) atas syi'ar-syi'ar kaum kuffar yang khusus bagi mereka, maka hal ini haram dengan kesepakatan para ulama . Misalnya memberi ucapan selamat atas hari-hari raya mereka dan puasa mereka, dengan ucapan seperti "Eid Mubarak (Selamat hari raya!)", atau selamat hari ini dan itu, maka hal ini seandainya pun orang yang mengucapkannya selamat dari kekafiran, ia tetap melakukan suatu hal yang diharamkan. Yaitu, telah memberi ucapan selamat atas penyembahan mereka kepada salib , yang mana hal tersebut bahkan perbuatan yang paling tercela di sisi Allah, lebih-lebih lagi memberi ucapan sela...